Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2022

Mengikhlaskan

Seiring waktu yang berjalan tanpa henti Detik, menit, jam, hari kemudian tahun tak ingin mengerti Terus berjalan tak bisa berhenti Terluka dan bersedih terus menghampiri      Katanya waktu akan menghapus jejaknya      Katanya waktu bisa melupakan segalanya      Nyatanya aku masih mengingatnya dengan jelas     Semua tentangnya tak bisa aku hapus, dan tersimpan Mengikhlaskan.... Aku mencoba mengikhlaskan semua tentangnya Nyatanya aku hanya memaksakan Menjalani kehidupanku tanpa dirinya Dan terus berharap waktu benar-benar bisa menghapus jejaknya.

Jika Air Mata Bisa Diukur

  Jika air mata bisa diukur Bisakah kau mengukur air mataku Ataukah ada seseorang yang ingin mengukurnya Sudah berapa banyak air mata ini mengalir Aku pun tak tau          Kesedihan terus menghampiriku          Kesendirian dan kesepian         Ingin berlari dan pergi tapi tak bisa         Aku terus terdiam sendiri Seperti air hujan yang mengalir ke bumi Air mata mengalir ke pipi Bisakah kau ukur? Setiap kesedihan air mata ini mengalir, seakan tak henti Air mata ini adalah doa disaat mulutku tak mampu lagi untuk bicara